Description
Buku ini membahas pengaruh globalisasi budaya pada pembentukan subjektivitas makna-makna baru kelompok kelas menengah dan kelas atas perkotaan Jakarta, era 1990-2010. Menciptakan beragam pilihan gaya hidup dan identitas, termasuk dalam hal ini adalah profesi Disc Jockey atau DJ. Secara sosiologis dan konseptual, DJ adalah identitas yang dikonstruksi secara subjektif sekaligus objektif secara terus menerus layaknya sebuah proyek.
Dalam perkembangannya, proyek identitas tersebut selalu mengalami redefinisi sesuai dengan perkembangan zamannya. Ada proses interaksi antara struktur dan aktor dalam pendefinisian tersebut. Menciptakan suatu artikulasi dan reartikulasi makna bagi produsen dan konsumen budaya musik kelab yang bergerak secara dialektis dalam bingkai konsensus dan konflik.
Penelitian spesifik yang mengupas DJ dan basis subkultur di Indonesia masih cukup langka ditemukan dan penelitian ini berupaya mengisi kekosongan kajian tersebut. Ini menjadi landasan penting untuk penelitian lanjutan secara komprehensif.


